Rabu, 18 Maret 2015

Kebahagiaan Adalah Anugrah

bahagia
Saya berharap Anda setuju jika saya mengatakan bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Sebanyak apapun uang yang kita miliki, kita tetap tidak akan bisa membeli kebahagiaan. Karena kebahagiaan itu tidak didapatkan dari apa yang sudah kita dapat melainkan dari apa yang sudah kita berikan. Bahagia itu kita sendiri yang menciptakan, jadi bukan uang, bukan jabatan atau yang lainnya.
Ketika seseorang fokus dalam mencari kebahagiaan maka kadang bahagia itu sulit untuk ditemukan, tapi jika berusaha melakukan sesuatu yang memberikan banyak manfaat untuk diri sendiri dan orang lain, maka Insya Allah kebahagiaan akan datang dengan sendirinya.
Anda boleh tidak setuju dengan pendapat saya, tapi inilah fakta yang sering saya lihat bahkan sering saya rasakan. Ketika saya melakukan sesuatu yang baik dan bermanfaat maka saya merasa bahagia, bahkan kadang tidak peduli walaupun saya harus bekerja keras untuk itu.
Saya punya seorang teman. Dia seorang sarjana, bahkan ia memiliki ilmu agama yang cukup baik. Karena potensinya itu ia sering mendapat tawaran untuk menjadi pengajar di sekolah maupun di pesantren. Namun anehnya ia tidak pernah mau menerima itu semua, malah lebih memilih merantau ke luar jawa dan jauh dari anak istrinya. Apa yang ia lakukan bukan tanpa alasan, saya yakin salah satu alasannya adalah karena ia ingin menuruti kata hatinya, ia ingin mendapatkan dirinya sendiri bebas tanpa tekanan. Itulah mungkin kebahagiaan dirinya.
Terus hal apa yang bisa membuat kita lebih mudah memperoleh kebahagiaan?
Caranya sangat mudah untuk diucapkan tapi cukup sulit untuk dilakukan, yaitu melakukan sesuatu karena cinta, bukan yang lain. Sekarang saya ingin bertanya kepada teman-teman bagaimana rasanya jika teman-teman melakukan suatu tindakan, kerja atau yang lain tanpa rasa cinta? Adakah kebahagiaan yang Anda rasakan? Saya yakin tidak ada yang namanya kebahagiaan. Saya ingin bertanya kembali apakah teman-teman pernah melakukan suatu pekerjaan dengan penuh rasa cinta? Apa yang Anda dapat? Saya yakin minimal Anda akan mendapat kepuasan hati. Jika Anda sudah mendapatkan kepuasan hati, di sinilah kebahagiaan itu Ada.
Situasi Luar bisa menyebabkan Anda tidak bahagia
Sebenarnya situasi itu sendiri adalah rangsangan yang akan mempengaruhi diri kita dan kehidupan kita. Memang benar adanya bahwa situasi adalah pemicu muncul rasa tidak bahagia dalam diri. Namun perlu Anda tahu juga sebelum situasi itu membentuk diri Anda, ada salah tahap yang harus Anda lewati terlebih dahulu yaitu respon. Inilah yang akhirnya akan menentukan diri Anda bahagia atau tidak. Jika respon Anda negatif maka bahagia itu tidak akan pernah ada, namun jika respon Anda positif maka yakin bahagia itu akan datang.
Sedangkan untuk memperkuat respon kuncinya satu, dekatkan diri pada Tuhan. Dengan begitu anugerah yang namanya kebahagiaan itu akan muncul, karena memang sesungguhnya Tuhanlah yang membuat hati kita bahagia dan tenang, bukan yang lain.
Bagaimana menurut Anda?

0 komentar:

Posting Komentar