Sebelum Anda memantapkan diri untuk berkarir dalam bidang tertentu,
ada satu saran yang bisa Anda pertimbangkan, yaitu terlebih dahulu
mengidentifikasi peluang karir yang ada. Hal ini bertujuan untuk
menentukan karir yang memiliki peluang besar yang akan memantapkan diri
Anda meraih kesuksesan.
Banyak orang kurang menyadari akan hal ini. Ketika mereka mengambil
keputusan untuk berkarir dalam bidang tertentu, mereka seperti asal
masuk saja tanpa sebuah pertimbangan yang matang. Alhasil hanya dalam
hitungan bulan karir yang mereka bangun tidak berkembang, bahkan tidak
jarang akhirnya berhenti dan alih haluan ke bidang yang lain.
Apa yang saya tawarkan dalam tulisan ini memang bukan sesuatu yang
mudah. Karena membutuhkan waktu dan proses yang kadang tidak mudah. Tapi
saya punya keyakinan dengan komitmen, kesungguhan dan kesabaran kita
bisa melakukannya. Anda akan menemukan karir yang cocok dengan diri Anda
dan Anda akan meraih kesuksesan dalam bidang yang Anda geluti.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk
mengidentifikasi peluang karir untuk kesuksesan Anda di masa yang akan
datang.
1. Gunakan pola pikir kanan
Ipho Santosa dalam bukunya 7 Keajaiban rejeki telah menuliskan bahwa
80 sampai 85% penduduk bumi adalah golongan kiri. Sisanya sekitar 15
sampai 20% adalah golongan kanan. Hal ini menunjukkan bahwa kebanyakan
dari kita lebih mengedepankan rasional yang logis.
Padahal kenyataan yang ada rata-rata orang besar yang berhasil adalah
mereka yang masuk dalam golongan kanan. Mereka kreatif, mereka
imajinatif dan mampu melihat peluang yang terkadang sulit ditemukan oleh
golongan kiri. Mereka bisa menjadikan sesuatu yang awalnya dianggap
tidak mungkin oleh kebanyakan menjadi sesuatu yang mungkin.
Ini bukan berarti kita tidak menggunakan logika kiri, logika kiri
tetap penting. Hanya saja ketika Anda ingin menemukan banyak peluang
Anda harus berani keluar dari logika kiri. Pikiran kita harus lebih
terbuka, lebih kreatif dan lebih inovatif. Karena hanya dengan begitu
Anda akan mampu melihat peluang yang sebenarnya begitu banyak di sekitar
Anda. Jika Anda terlalu berpihak pada golongan kiri, terkadang hal itu
akan menghambat Anda. Mereka akan mengatakan bahwa ini tidak mungkin,
itu tidak akan bisa, ini membutuhkan modal yang besar sedangkan saya
tidak punya modal, ini terlalu beresiko, saya tidak punya kemampuan
dibidang ini dan lain-lain yang intinya membatasi diri Anda untuk lebih
berani.
Jadi mulai sekarang mari kita belajar lebih berani untuk membuat
banyak pilihan. Tuliskan pilihan-pilihan kita, tumbuhkan semangat kita,
jalankan apa yang sudah kita pilih, kembangkan sumber daya diri,
bangunlah relasi, selalu mawas diri, beranilah untuk berbagi dan yang
tak kalah penting pasrahkan diri kepada ilahi.
2. Jangan tunggu peluang tapi carilah peluang
Banyak orang ketika belum mendapatkan pekerjaan cenderung menunggu
sebuah peluang. Mereka menunggu lowongan kerja baru dibuka atau mereka
menunggu teman atau orang lain menginformasikan peluang kerja. Apakah
hal itu tidak boleh? Boleh, siapa yang bilang tidak boleh. Tapi
masalahnya sampai kapan kita menunggu, kalau pun seandainya ada lowongan
kerja baru yang menunggu ternyata bukan kita saja, tapi ada juga
puluhan dan ratusan yang lain. jelas hal ini akan mempersempit peluang
kita.
Tapi akan berbeda jika kita berani mencari peluang. Saya yakin
peluang itu sangat banyak. Asalkan kita mau mencarinya. Mungkin kita
bercita-cita bisa kerja di kantor, atau jadi profesional di bidang
tertentu, tapi saat peluang itu belum ditangan kita, tidak ada salahnya
kita tidak coba peluang lain. Boleh apa saja, selama itu halal dan
tentunya Anda mau melakukannya tanpa beban.
3. Ketahui kekuatan dan kelemahan diri
Tahukah Anda bahwa banyak orang ketika ditanya tentang kelebihan dan
kelemahan yang mereka miliki cenderung enggan memberikan jawaban. Bukan
karena mereka tidak mau berbicara tapi karena memang kebanyakan dari
mereka tidak mengetahuinya.
Lantas muncul sebuah pertanyaan, emang penting mengetahui kekuatan
dan kelemahan diri? jawabnya sangat penting, karena ini akan menjadi
modal kita untuk meraih apa yang kita impikan. Perlu kita pahami, setiap
jenis pekerjaan, usaha, atau apapun membutuhkan keahlian. Kalau pun
Anda harus memilih bidang karir yang Anda tidak memiliki keterampilan di
sana, usaha Anda harus lebih keras. Anda harus belajar dengan sangat
giat, dengan tekad yang kuat. Karena kalau tidak begitu semua tidak akan
bertahan lama.
Jadi identifikasi kelebihan dan kelemahan Anda. Tulis dan pahami apa
saja keterampilan yang Anda miliki, tulis juga hal-hal yang tidak Anda
kuasai. Kemudian dari satu keterampilan yang Anda miliki tulis peluang
apa saja yang bisa Anda kerjakan dengan keterampilan tersebut. Sedangkan
dari hal yang tidak Anda kuasai, tulis kapan Anda akan mempelajarinya.
Berkomitmenlah Anda akan bersungguh melakukan semua yang sudah
dituliskan.
4. Indentifikasi berbagai faktor yang mendukung
Setiap peluang yang kita pilih tidak serta merta
dapat mengantarkan kita meraih keberhasilan. Kenapa? Karena setiap
peluang tidak berdiri sendiri, tapi selalu terintegrasi dengan
faktor-faktor pendukung yang lain. untuk itu coba tuliskan faktor-faktor
apa saja yang bisa mendukung tiap peluang yang telah Anda tuliskan.
Setelah Anda tahu, silahkan Anda penuhi tiap faktor tersebut. Dan yakin
cara tersebut akan membantu Anda untuk memprediksi
kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi ketika Anda memilih sebuah
peluang.
5. Buatlah skala prioritas
Setelah semuanya tadi sudah kita pilih langkah
selanjutnya adalah membuat skala prioritas. Tentukan mana yang akan kita
jalankan terlebih dahulu. Kenapa harus membuat skala prioritas? Supaya
apa yang kita kerjakan fokus. Karena kita tidak akan pernah mungkin bisa
mengerjakan dua hal secara bersamaan, kalau pun kita mengerjakannya
pasti ada salah satu yang kalah. Terus bagaimana jika kita akan
melakukan dua hal? Cari orang atau minta bantuan pihak lain, saya rasa
hal ini akan membantu. Kita tetap yang leadernya, sementara orang lain
adalah pihak yang akan menjalankan ide-ide kita.
6. Siapkan dan take action untuk melakukannya
Tidak akan pernah ada peluang terbaik, jika kita tidak melakukannya.
Jika konsep kita bagus, maka akan lebih bagus lagi jika konsep itu
dijalankan. Kalau konsep yang kita pegang sudah matang, tapi kita tidak
bergegas untuk take action, maka konsep itu tidak ubahnya seperti
sebuah senjata perang yang ampuh tapi tidak digunakan untuk berperang.
Jika sudah begini, apa yang sudah kita upayakan dari awal akan sia-sia
belaka.
Demikianlah 6 tips sederhana bagaimana mengindentifikasi peluang karir untuk kesuksesan kita di masa yang akan datang.
Rabu, 18 Maret 2015
Mengidentifikasi Peluang Karir
17.44
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar